Materi CorelDRAW X7 – Materi 2

Sumber: https://youtu.be/C3SWAQJU6H8
Materi kedua membahas berbagai teknik dasar lanjutan dalam menggunakan CorelDRAW X7 untuk membuat dan mengedit desain grafis. Pembahasan meliputi pengaturan tata letak objek, penggabungan dan pemotongan objek, penggunaan efek Envelope, Shape Tool, pengaturan urutan objek, garis bantu, serta teknik duplikasi objek.

1. Mengatur Tata Letak Objek (Align and Distribute)

Fitur Align and Distribute digunakan untuk mengatur posisi, perataan, dan jarak antarobjek agar desain terlihat lebih rapi dan teratur.

A. Align (Perataan)

Align digunakan untuk meratakan posisi beberapa objek.

Jenis-jenis perataan:

  • Align Left: Meratakan objek ke sisi kiri.
  • Align Center: Meratakan objek berdasarkan titik tengah.
  • Align Right: Meratakan objek ke sisi kanan.
  • Align Top: Meratakan objek ke bagian atas.
  • Align Middle: Meratakan objek secara vertikal di bagian tengah.
  • Align Bottom: Meratakan objek ke bagian bawah.

B. Distribute (Pengaturan Jarak)

Distribute digunakan untuk mengatur jarak antarobjek agar memiliki jarak yang sama.

Terdapat dua jenis pengaturan:

  • Horizontal Distribute: Mengatur jarak objek secara horizontal.
  • Vertical Distribute: Mengatur jarak objek secara vertikal.

Manfaat: Memudahkan pembuatan desain yang membutuhkan susunan objek dengan posisi dan jarak yang konsisten, seperti pagar, pola, ikon, dan elemen dekoratif.

2. Menggabungkan dan Memotong Objek (Shaping)

Fitur Shaping digunakan untuk menggabungkan, memotong, atau membentuk objek baru dari dua atau lebih objek.

Beberapa fitur penting yang dibahas:

A. Weld

Digunakan untuk menggabungkan dua atau lebih objek menjadi satu objek baru. Objek yang digabung akan menjadi satu kesatuan.

B. Trim

Digunakan untuk memotong objek menggunakan objek lainnya.

Cara kerja:

  1. Pilih objek pertama sebagai objek pemotong.
  2. Tekan dan tahan tombol Shift.
  3. Pilih objek kedua yang akan dipotong.
  4. Klik Trim.

Objek pertama akan digunakan untuk memotong objek kedua.

C. Intersect

Digunakan untuk membuat objek baru dari bagian yang saling bertumpuk atau beririsan antara dua objek.

D. Simplify

Digunakan untuk memotong objek berdasarkan area tumpang tindih. Bagian objek yang berada di area tertentu akan dihilangkan sesuai proses pemotongan.

E. Front Minus Back

Digunakan untuk mengurangi objek belakang dengan menggunakan bentuk objek depan. Objek depan akan hilang setelah proses dilakukan.

F. Back Minus Front

Digunakan untuk mengurangi objek depan dari objek belakang. Objek belakang akan menjadi hasil pemotongan.

G. Create Boundary

Digunakan untuk membuat objek baru berupa garis batas luar dari beberapa objek yang dipilih, tanpa menghilangkan objek aslinya.

3. Envelope Tool

Fitur efek bentuk

Envelope Tool digunakan untuk mengubah bentuk objek dengan cara menarik atau menggeser titik-titik pada garis pembatas objek.

Fitur ini dapat digunakan untuk:

  • Membuat tulisan melengkung.
  • Mengubah bentuk objek menjadi trapesium.
  • Membuat desain tulisan mengikuti bentuk tertentu.
  • Memanipulasi bentuk objek agar lebih menarik.

Beberapa mode Envelope yang dibahas:

  1. Straight Line Mode: Mengubah bentuk objek menggunakan garis lurus.
  2. Single Arc Mode: Membentuk objek dengan lengkungan pada satu sisi.
  3. Double Arc Mode: Membentuk objek dengan lengkungan ganda.
  4. Unconstrained Mode: Memberikan kebebasan untuk mengatur titik-titik pembentuk objek.

4. Shape Tool

Shape Tool digunakan untuk mengedit bentuk objek dengan memanipulasi titik-titik atau node pada objek.

Fungsi utamanya:

  • Mengubah bentuk garis dan kurva.
  • Mengatur lengkungan objek.
  • Mengedit titik-titik pada objek.
  • Membuat bentuk objek menjadi lebih fleksibel.

Shape Tool sangat berguna ketika ingin mengubah bentuk objek secara detail, terutama pada desain yang membutuhkan garis lengkung atau bentuk khusus.

5. Menggunakan Shortcut Keyboard

Shortcut keyboard membantu mempercepat pekerjaan ketika mendesain menggunakan CorelDRAW.

Beberapa shortcut yang dibahas:

ShortcutFungsi
PMenempatkan objek di tengah halaman
Ctrl + DMenggandakan (duplikat) objek
Ctrl + CMenyalin objek
Ctrl + VMenempelkan objek
Shift + KlikMemilih objek tambahan atau membantu proses pemilihan objek

Penggunaan shortcut dapat menghemat waktu dan membuat proses desain menjadi lebih efisien.

6. Mengatur Zoom dan Tampilan Objek

Fitur Zoom digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan area kerja.

Beberapa pilihan tampilan yang dibahas:

  • To Fit: Menampilkan seluruh objek yang terdapat pada area kerja.
  • To Selected: Memperbesar tampilan pada objek yang sedang dipilih.
  • To Page: Menampilkan seluruh halaman desain.
  • Zoom Level: Mengatur tingkat pembesaran dalam persentase tertentu.

Fitur ini berguna ketika objek berada jauh dari halaman atau ketika pengguna kehilangan posisi objek akibat terlalu banyak melakukan zoom.

Selain menggunakan menu Zoom, pengguna juga dapat memanfaatkan mouse untuk memperbesar dan memperkecil tampilan.

7. Mengatur Urutan Objek (Order)

Dalam CorelDRAW, objek yang dibuat terakhir biasanya berada di atas objek sebelumnya sehingga dapat menutupi objek yang lebih dahulu dibuat.

Fitur Order digunakan untuk mengatur posisi tumpukan objek.

Beberapa perintah yang tersedia:

  • To Front of Page: Memindahkan objek ke posisi paling depan atau paling atas.
  • To Back of Page: Memindahkan objek ke posisi paling belakang.
  • Forward One: Memajukan objek satu tingkat.
  • Back One: Memundurkan objek satu tingkat.
  • In Front Of: Menempatkan objek di depan objek tertentu.

Contoh penggunaan:

Jika terdapat objek berwarna merah, kuning, dan biru, kemudian objek biru ingin ditempatkan di atas objek merah, gunakan perintah Order → In Front Of, kemudian klik objek merah.

Fitur ini sangat penting untuk mengatur susunan objek dalam desain yang memiliki banyak lapisan.

8. Mengunci Objek (Lock Object)

Fitur Lock Object digunakan untuk mengunci objek agar tidak dapat dipindahkan atau diedit secara tidak sengaja.

Cara mengunci objek:

  1. Pilih objek yang ingin dikunci.
  2. Klik kanan pada objek.
  3. Pilih Lock Object.

Cara membuka kunci:

  1. Klik kanan pada objek yang terkunci.
  2. Pilih Unlock Object.

Manfaat Lock Object:

  • Melindungi objek yang sudah selesai dibuat.
  • Menghindari perubahan posisi objek secara tidak sengaja.
  • Memudahkan proses pengeditan objek lainnya.

Contohnya, ketika membuat desain poster, objek background dapat dikunci agar tidak bergeser saat mengedit tulisan atau gambar di atasnya.

9. Membuat Garis Bantu (Guidelines)

Guidelines merupakan garis bantu yang digunakan untuk membantu menentukan posisi dan batas desain.

Garis bantu sangat berguna untuk menentukan margin atau batas tepi desain, terutama pada desain yang akan dicetak.

Cara membuat garis bantu:

  1. Pilih menu View.
  2. Aktifkan Rulers untuk menampilkan penggaris.
  3. Klik dan tahan penggaris bagian atas atau kiri.
  4. Tarik ke area kerja untuk membuat garis bantu.
  5. Atur posisi garis sesuai kebutuhan desain.

Cara menghapus garis bantu:

Pilih garis bantu, kemudian tekan tombol Delete.

Catatan: Guidelines hanya berfungsi sebagai panduan saat mendesain dan tidak akan ikut tercetak atau muncul pada hasil ekspor desain.

10. Menampilkan Document Grid

Document Grid merupakan garis-garis berbentuk kotak seperti kertas milimeter atau buku strimin.

Fungsinya adalah membantu pengguna memperkirakan posisi, ukuran, dan jarak antarobjek.

Cara menampilkan Document Grid:

  1. Pilih menu View.
  2. Pilih Document Grid.
  3. Grid akan muncul pada area kerja.

Grid dapat digunakan sebagai panduan ketika membuat desain yang membutuhkan ketepatan posisi dan ukuran.

Jika garis grid terlalu banyak dan mengganggu tampilan, fitur ini dapat dinonaktifkan kembali melalui menu View.

11. Membuat Sudut Tumpul pada Objek (Fillet dan Scallop)

Materi ini membahas cara membuat sudut objek menjadi tumpul atau melengkung.

Fitur ini dapat digunakan pada objek persegi, segitiga, poligon, dan bentuk lainnya.

Lokasi fitur:

Window → Dockers → Fillet/Scallop/Chamfer

Terdapat beberapa jenis efek:

A. Fillet

Digunakan untuk membuat sudut objek menjadi melengkung ke arah dalam sehingga sudut tajam berubah menjadi sudut tumpul.

B. Scallop

Digunakan untuk membuat efek lengkungan pada sudut objek dengan bentuk cekung.

C. Chamfer

Digunakan untuk memotong sudut objek sehingga menghasilkan sudut miring atau terpotong.

Pengguna dapat mengatur nilai radius untuk menentukan besar atau kecilnya lengkungan maupun potongan sudut.

12. Duplikasi Objek (Duplicate)

Fitur Duplicate digunakan untuk menggandakan objek dengan cepat.

Shortcut yang digunakan adalah Ctrl + D.

Keunggulan fitur Duplicate adalah posisi dan ukuran objek hasil duplikasi dapat mengikuti perubahan atau pengaturan duplikasi sebelumnya.

Contoh penggunaan:

  1. Buat sebuah objek.
  2. Tekan Ctrl + D.
  3. Geser objek hasil duplikasi ke posisi yang diinginkan.
  4. Tekan Ctrl + D kembali.
  5. Objek berikutnya akan muncul dengan mengikuti jarak dan posisi duplikasi sebelumnya.

Fitur ini sangat berguna untuk membuat:

  • Pola berulang.
  • Pagar.
  • Susunan kotak.
  • Ornamen dekoratif.
  • Elemen desain yang memiliki jarak seragam.

Mengatur Jarak Duplikasi

Pengaturan jarak duplikasi dapat dilakukan melalui nilai Duplicate Distance pada bagian pengaturan atas.

  • Nilai X mengatur jarak horizontal.
  • Nilai Y mengatur jarak vertikal.

Contoh:

  • X = 50 mm: Duplikasi bergeser 50 mm secara horizontal.
  • Y = 50 mm: Duplikasi bergeser 50 mm secara vertikal.
  • X = 0 dan Y = 0: Duplikasi berada tepat di atas objek asli.

13. Kesimpulan Materi

Materi CorelDRAW X7 Materi 2 memberikan pemahaman mengenai teknik pengelolaan dan manipulasi objek yang sangat penting dalam proses desain grafis.

Berikut ringkasan fungsi fitur yang perlu dikuasai:

No.FiturFungsi Utama
1AlignMeratakan posisi objek
2DistributeMengatur jarak antarobjek
3WeldMenggabungkan objek
4TrimMemotong objek
5IntersectMembuat objek dari bagian yang beririsan
6SimplifyMemotong objek berdasarkan area tumpang tindih
7Front Minus BackMengurangi objek belakang dengan objek depan
8Back Minus FrontMengurangi objek depan dari objek belakang
9Create BoundaryMembuat batas luar objek
10Envelope ToolMengubah bentuk objek
11Shape ToolMengedit titik dan kurva objek
12ZoomMengatur tampilan area kerja
13OrderMengatur urutan objek
14Lock ObjectMengunci objek
15GuidelinesMembuat garis bantu
16Document GridMenampilkan kisi-kisi area kerja
17Fillet/Scallop/ChamferMengubah bentuk sudut objek
18DuplicateMenggandakan objek

14. Materi yang Wajib Diingat

Jika ingin menguasai materi ini, prioritaskan pemahaman terhadap beberapa fitur berikut:

  1. Align dan Distribute: Untuk merapikan posisi dan jarak objek.
  2. Weld, Trim, dan Intersect: Untuk menggabungkan serta memotong objek.
  3. Envelope Tool dan Shape Tool: Untuk memodifikasi bentuk objek.
  4. Order dan Lock Object: Untuk mengatur lapisan dan melindungi objek.
  5. Guidelines dan Document Grid: Untuk membantu ketepatan desain.
  6. Duplicate (Ctrl + D): Untuk membuat objek berulang dengan cepat.

Inti pembelajaran: Semakin memahami fungsi pengaturan objek, semakin mudah membuat desain grafis yang rapi, presisi, dan efisien menggunakan CorelDRAW X7.